Yo! Minna-san! Konichiwa!
Panas ya? Maklum sekarang musim kemarau, jadi keadaannya terasa panas dan sumpek,
Kalau begini, kipas satu aja gak cukup buat Akane-chan, hehehe
Hmm, hari ini Akane-chan bakal bagi salah satu pelajaran hidup yang saya dapatkan hari ini. Tapi, tidak saya yang mengalaminya, tetapi saya mengamati dan memperhatikan keadaan disekitar saya, baik itu hubungan dengan orang yang saya kenal, orang yang sama sekali tidak saya kenal maupun teman lain yang sekedar curhat dengan saya. Yah, sembari menunggu jemputan tadi, saya menyempatkan untuk menerung sebentar. Untunglah saya tidak kesembet -__-
Pertama, saya mendapat pelajaran mengenai “KETERBUKAAN DIRI”. Konsep ini berkaitan dengan kejujuran kita dengan siapa saja, baik itu orang tua, guru bahkan teman sendiri.
Saya sering mendengar atau sempat beberapa kali merasakan kalau ada seseorang yang sangat tertutup dengan lingkungan di sekitarnya. Contoh masalahnya misalnya seseorang yang tidak bisa (mungkin juga tidak mau) bersosialisasi. Ketika kita mendapat tugas yang mengandalkan kerja sama antar anggota, masalah ketidakterbukaan diri terhadap anggota lain bisa menjadi salah satu penghambat bagi pekerjaan kelompok tersebut. Kelompok akan tampak tidak kompak karena masing-masing personilnya menarik diri dari lingkungan pekerjaan tersebut. Bukannya tidak ada salahnya, membuka diri terhadap seseorang dan ceritakan masalah yang sedang kamu hadapi. Bisa saja, sang pendengar mau mendengar dan membantumu sehingga terdapat ikatan sosial. Kita bisa terbuka dengan orang yang memang sudah terpercaya, kalau memang kamu merasa tidak cocok dengan satu orang, kamu bisa mencari yang lain setidaknya kamu sudah sedikit membangun ikatan sosial dengan orang tersebut. Ikatan sosial ini sangat berguna untuk selanjutnya, karena kamu bisa sedikit demi sedikit memupuk relasi dengan orang terdekatmu yang bisa mengantarkanmu ke kehidupan yang lebih baik. Orang terdekatmu akan mengenalmu sebagai orang yang terbuka dan otomatis juga akan mempercayaimu bukan? Dan ujungnya adalah, orang akan sedang berteman denganmu.
Setidaknya, itulah pandangan saya mengenai masalah ini. Saya sering memikirkan jaringan relasi sosial saya selama 14 tahun kebelakang. Dan saya sadari, bahwa banyak orang lampau yang telah mendukung saya sampai sekarang.
Akane-chan merasa kalau kehidupan masa lalu itu ajaib. Aneh ya? Saya mulai sadar, kalau menciptakan hubungan yang baik dengan orang lain itu sangat penting. Karena orang masa lampau, selalu menyemangati saya untuk menjadi lebih baik. Kadang petuah-petuah teman dan guru saya saat SD, sangat berlaku bagi Akane-chan sekarang.
Sekian dulu, minna-san! Untuk yang kedua saya masih memikirkan hubungannya dengan lingkungan sekitar dan pergaulan sehari-hari.
Arigato, minna-san!
right....^^
BalasHapus